Dampak COVID 19 untuk perpustakaan sekolah.

    Di tahun 2020 adalah tahun mengerikan  dengan munculnya monster yang tak terlihat menakuti makhluk manusia dengan menyerang tanpa terlihat dan membunuh ribuan bahkan jutaan manusia di dunia. Iya kedengarannya menakutkan tapi memang itu yang terjadi saat ini. Apalagi di media masa beritanya begitu mengerikan. 
    Dari dampak munculnya monster ini lah semua terkena imbasnya tidak terkecuali perpustakaan sekolah. Dimana tatap muka di sekolah tidak di perbolehkan untuk waktu yg tidak di tentukan, karena banyak kejadian orang-orang terpapar COVID 19. 


    Dengan kondisi ini mau tidak mau pengunjung perpustakaan jadi menurun dan bahkan sama sekali tidak ada. Yang mana dulu perpustakaan setiap hari terasa ramai di datangi pengunjung perpustakaan yang membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas sembari bercanda tapi untuk saat ini terasa sepi. 

    Meskipun demikian pemerintah dan instansi terkait memberikan kebijakan yaitu mewajibkan setiap sekolah melaksanakan pembelajaran dengan sistem daring dan begitu juga perpustakaan sekolah di haruskan melaksanakan sistem pelayanan perpustakaan digital. 
    Di mana perpustakaan memberikan pelayanan ke anggota perpustakaan dengan sistem digital atau online tanpa anggota harus datang keperpustakaan.
    Namun untuk perpustakaan digital itu sendiri belum bisa maksimal di seluruh sekolah di Indonesia dengan berbagai macam kendala di masing-masing sekolah. 
    Akan tetapi perpustakaan digital memang dan harus ada di era teknologi digital saat ini. Serta mungkin dengan seiring waktu Perpustaakan digital menjadi alat mencari informasi yang lebih mudah di manapun berada. 
Dan semoga Pandemi lekas hilang dari muka bumi ini. Amin

Perpustakaan SMK Tunas Bangsa Tawangsari, 
SMK Tunas Bangsa Tawangsari, 08/03/2022




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan minat baca siswa di era sekarang